Inilah 2 Jenis Cara Pemasangan Veneer Gigi

Memasang veneer atau lapisan dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin mendapatkan penampilan lebih menarik. Dengan menggunakannya, seseorang dapat memiliki kondisi gigi yang lebih rapi dan juga putih. Jadi, tidak heran jika belakangan ini, banyak orang memilih treatment tersebut untuk meningkatkan penampilannya. Apalagi kini Anda bisa menemukan dengan mudah veneer gigi Jogja atau di kota lainnya.

Namun, sebelum mencobanya, akan lebih baik apabila Anda mengetahui sekilas tentang cara pemasangan veneer. Nah, untuk mengetahuinya, langsung saja Anda simak ulasannya di bawah ini.

Dua Jenis Cara Pemasangan Veneer

Sebelum melakukan pemasangan lapisan, biasanya dokter akan melakukan beberapa evaluasi terhadap kondisi mulut serta gigi pasien. Hal itu dilakukan agar dapat memastikan bahwa tidak terdapat penyakit seperti radang gusi, lubang, pendarahan di gusi, dan lain sebagainya. Selain itu, pihak dentist juga akan melakukan rontgen panoramik untuk memastikan kondisi gigi benar-benar sehat.

Apabila ditemukan posisi tidak rapi, maka pihak dentist akan memberikan treatment kawat sementara. Hal tersebut bertujuan untuk membuat lapisan bisa dipasang serasi dengan posisi gigi yang lainnya. Setelah memastikan kondisi sudah baik, dentist dapat segera melakukan pengurangan enamel.

Berikutnya, proses pemasangan dapat segera dimulai. Secara umum, terdapat dua jenis pemasangan yang dilakukan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

1. Prep Veneer

Pada jenis pemasangan lapisan prep ini, gigi akan terlebih dahulu digerus sampai bagian bawah enamel sebelum proses pemasangannya dimulai. Langkah ini dilakukan agar pada saat proses pemasangan dapat dilakukan dengan lebih baik. Proses gerus enamel ini dilakukan secara permanen dan terkadang cukup menyiksa pasien sehingga sering dibantu dengan bius lokal ataupun anestesi.

2. No-Prep Veneer

Jenis berikutnya adalah no-prep veneer atau biasa dikenal dengan minimal prep. Jenis ini mempunyai waktu pengerjaan yang lebih singkat dibandingkan dengan jenis pemasangan prep. Hal itu karena pada proses pemasangannya hanya memerlukan sedikit saja perubahan pada gigi pasien.

Pada saat proses pengerjaan, dentist hanya akan melakukan sedikit saja perubahan pada enamel sehingga tidak perlu sampai harus melakukan gerus gigi sampai dengan enamel bagian bawah. Oleh karena itulah, pada cara pemasangan ini tidak perlu melakukan bius lokal pada pasien karena prosesnya tidak terlalu menyakitkan.

Pengukuran gigi pasien pada cara ini menggunakan cetakan khusus. Alat cetakan tersebutlah yang nantinya menjadi dasar untuk membuat lapisan yang akan diterapkan pada gigi si pasien. Waktu pembuatan lapisan ini setidaknya membutuhkan sekitar 2 sampai dengan 4 minggu pengerjaan saja.

Prosedur Pemasangan Veneer

  • Langkah pertama adalah mencocokkan bentuk, warna, dan bentuk gigi dengan veneer. Setelah itu, dentist akan melakukan pembersihan di bagian permukaannya.
  • Proses berikutnya, dokter akan gerus enamel gigi sampai menjadi kasar sehingga veneer dapat dengan mudah menempel pada gigi pasien.
  • Setelah itu, veneer dipasang menggunakan zat semen khusus. Proses pengeringan semen dipercepat dengan menggunakan ultraviolet. Proses ini biasa berlangsung kurang lebih 30 menit.
  • Pada saat penempelan sudah cukup baik, dentist akan mengatur posisi lapisan dan memastikannya sudah terpasang dengan baik.
  • Terakhir, kemampuan menggigit pasien juga akan diuji. Setelah itu, pasien akan diberikan jadwal kontrol.

Begitulah tadi kurang lebih informasi yang bisa disampaikan tentang pemasangan veneer. Bagi Anda yang ingin mendapatkan penampilan lebih menarik lagi, pemasangan veneer dapat menjadi solusinya. Untuk mendapatkan hasil yang baik, Anda dapat pilih tempat veneer gigi Jogja atau kota lainnya yang sudah teruji kualitasnya. Salah satu yang bisa Anda pilih adalah Opal Dental Indonesia.